Skip to content
Kursi Ergonomis untuk Gaming dan Kerja: Apa Bedanya dan Mengapa Herman Miller Merancang Keduanya? image

Kursi Ergonomis untuk Gaming dan Kerja: Apa Bedanya dan Mengapa Herman Miller Merancang Keduanya?

Kursi gaming dan kursi kerja ergonomis memiliki kebutuhan yang berbeda, tetapi keduanya tetap dirancang untuk mendukung tubuh saat duduk. Cari tahu perbedaannya dan alasan Herman Miller mengembangkan kursi khusus untuk bekerja maupun gaming.

share

Jika Anda menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer, baik untuk menyelesaikan pekerjaan maupun bermain game, mungkin Anda pernah bertanya: apa sebenarnya perbedaan kursi gaming ergonomis dan kursi kerja ergonomis?

Jawabannya menarik: prinsip dasar ergonominya tidak berbeda.

Tubuh manusia tetap membutuhkan dukungan punggung, posisi duduk yang sesuai, kemampuan bergerak, serta penyesuaian kursi yang tepat, apa pun aktivitasnya. Yang berbeda adalah cara kursi tersebut dioptimalkan untuk aktivitas dan postur penggunanya. Herman Miller melihat kursi bukan sekadar tempat untuk duduk. Kursi harus menjadi bagian dari hubungan antara manusia, tubuh, dan teknologi, baik ketika Anda bekerja, bermain, berkreasi, maupun beristirahat.

Baca Juga: Kursi Gaming Bisa Jadi Kursi Kerja? Ini Hal yang Perlu Anda Ketahui!

Mengapa Kursi Gaming Bisa Berbeda dari Kursi Kerja?

Salah satu kesalahpahaman mengenai kursi gaming adalah anggapan bahwa bentuk yang terlihat sporty atau menyerupai kursi balap otomatis berarti kursi tersebut lebih ergonomis.

Padahal, ergonomi sangat berkaitan dengan kesesuaian kursi terhadap tubuh dan aktivitas penggunanya. Tujuan desain kursi gaming ergonomis maupun kursi kerja ergonomis bukan membuat pengguna "terkunci" pada satu posisi, melainkan memberikan dukungan ketika tubuh bergerak.

Gaming memiliki karakteristik yang sedikit berbeda dari pekerjaan komputer.

Saat bekerja, Anda mungkin mengetik, menggunakan mouse, membaca dokumen, mengikuti rapat virtual, atau berpindah antara beberapa layar. Sementara itu, saat bermain game, pengguna dapat berada dalam posisi yang lebih aktif dan fokus, kemudian bersandar ketika menunggu permainan, menonton cut-scene atau menggunakan controller.

Kursi gaming ergonomis tidak harus memiliki bentuk yang berbeda secara ekstrim dari kursi kerja ergonomis. Hal yang lebih penting adalah bagaimana kursi tersebut mendukung perubahan postur dan kebutuhan aktivitas. Inilah alasan Herman Miller mengembangkan kategori gaming. Produk seperti Aeron Gaming Chair dan Embody Gaming Chair mempertahankan fondasi ergonomi Herman Miller, tetapi menghadirkan penyesuaian dan karakteristik yang ditujukan untuk pengalaman bermain dalam waktu lama.

Herman Miller Embody: Satu Fondasi untuk Kerja dan Gaming

Herman Miller Embody Chair merupakan contoh menarik karena arsitektur ergonominya digunakan sebagai fondasi untuk kebutuhan kerja sekaligus gaming. Kursi ergonomis ini dirancang dengan Pixelated Support yang memungkinkan permukaan dudukan dan sandaran mengikuti gerakan mikro tubuh, sementara BackFit memungkinkan pengguna menyesuaikan sandaran dengan bentuk alami tulang belakang.

Pada versi kerja, Embody dirancang untuk mendukung duduk dalam jangka panjang. Herman Miller menyebut lebih dari 20 dokter dan ahli dengan latar biomekanika, penglihatan, fisioterapi, dan ergonomi turut memberikan keahlian dalam pengembangan kursi ini.

Di sisi lain, Herman Miller Embody Gaming Chair tetap mempertahankan karakteristik utamanya, sehingga selain bisa tetap digunakan untuk bekerja, kursi tersebut juga menambahkan beberapa penyesuaian yang ditujukan untuk aktivitas gaming.

Dirancang oleh Herman Miller dan Logitech, kursi ergonomis gaming ini memiliki lapisan ekstra, yaitu copper-infused foam, untuk membantu mengurangi penumpukan panas selama sesi bermain yang panjang. Teknologi foam Embody Gaming juga dirancang untuk mendistribusikan beban tubuh dengan optimal untuk keseimbangan tubuh dan peredaran darah yang lebih baik dibandingkan dengan duduk di kursi lainnya.

Bagaimana dengan Aeron?

Hal serupa dapat dilihat pada Aeron.

Herman Miller Aeron Chair sejak awal merupakan kursi kerja ergonomis yang dikembangkan berdasarkan penelitian mengenai berbagai tipe tubuh manusia. Herman Miller menjelaskan bahwa desain Aeron terus dikembangkan untuk memberikan dukungan terhadap berbagai postur dan aktivitas. Dan ketika dikembangkan menjadi Aeron Gaming Chair, fondasi tersebut tidak ditinggalkan.

Herman Miller Aeron Gaming Chair tetap mempertahankan karakteristik seperti PostureFit SL dan material 8Z Pellicle, namun di sisi lain juga memberikan penekanan lebih besar pada kebutuhan gamer, termasuk posisi duduk aktif, armrest yang dapat disesuaikan, serta pengaturan forward seat angle.

Forward seat angle sangat relevan ketika bermain karena gamer sering berada dalam posisi sedikit condong ke depan untuk bereaksi terhadap permainan. Aeron Gaming dirancang agar posisi tersebut tetap mendapatkan support.

Jadi, Mana yang Lebih Ergonomis: Kursi Gaming atau Kursi Kerja?

Pertanyaan ini sebenarnya kurang tepat. Kursi yang lebih ergonomis adalah kursi yang paling sesuai dengan tubuh, aktivitas, dan cara Anda duduk.

Jika Anda bekerja selama delapan jam dan kemudian bermain game selama beberapa jam, kursi kerja ergonomis yang mendukung pergerakan dapat menjadi pilihan yang sangat baik.

Sebaliknya, jika sebagian besar waktu Anda digunakan untuk gaming dengan postur aktif, kursi gaming ergonomis dapat menawarkan fitur yang lebih sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Karena itu, kami tidak melihat gaming dan bekerja sebagai dua dunia yang sepenuhnya terpisah. Satu orang dapat menjadi pekerja di pagi hari, kreator di sore hari, dan gamer di malam hari. Semuanya menggunakan meja, monitor, keyboard, dan kursi yang sama.

Bagi Herman Miller, inti ergonomi bukanlah memaksa tubuh mengikuti kursi. Kursilah yang harus membantu mengikuti tubuh. Pendekatan seperti ini juga menjelaskan mengapa Herman Miller tidak menganggap desain "gaming" harus selalu berarti bentuk kursi yang ekstrem. Yang lebih penting adalah dukungan, penyesuaian, pergerakan, dan kesesuaian dengan aktivitas.

Baca Juga: Pilihan Kursi Gaming Terbaik Berdasarkan Tipe dan Fitur

Kursi Ergonomis untuk Anda yang Bekerja Sekaligus Gaming

Jika Anda mencari satu kursi untuk work from home sekaligus gaming, pertimbangkan pola penggunaan Anda.

Jika sebagian besar waktu Anda digunakan untuk bekerja dan sesekali bermain, kursi kerja ergonomis seperti Aeron atau Embody dapat menjadi fondasi yang sangat baik. Jika gaming merupakan aktivitas utama dan Anda menyukai karakteristik kursi yang dirancang secara khusus untuk permainan, lini gaming Herman Miller menawarkan pendekatan yang lebih terarah untuk kebutuhan tersebut.

Pilih kursi ergonomis berdasarkan aktivitas, bukan hanya melihat label "gaming" atau "office". Perhatikan apakah kursi memungkinkan Anda:

  1. Mendapatkan posisi kaki yang stabil. Ketika duduk, seluruh telapak kaki bisa menyentuh permukaan lantai

  2. Mengatur ketinggian dudukan

  3. Mendapatkan dukungan punggung yang sesuai

  4. Mengatur posisi lengan

  5. Mengubah postur

  6. Tetap nyaman ketika aktivitas berubah dari bekerja menjadi bermain

Perbedaan antara kursi gaming ergonomis dan kursi kerja ergonomis terutama terletak pada bagaimana produk tersebut dioptimalkan untuk aktivitas tertentu, bukan karena prinsip ergonominya berbeda. Pada akhirnya, kursi ergonomis terbaik bukanlah kursi yang paling terlihat "gaming" atau paling terlihat "kantoran".

Kursi ergonomis terbaik adalah kursi yang dapat bekerja bersama tubuh Anda, apa pun yang sedang Anda lakukan.